tunjukkan jalan keluar ya Tuhan June 27, 2009
Posted by comicalme in Uncategorized.trackback
Tuhan, uda 17 hari sejak aku tak lagi bersamanya, dan aku masih memikirkan dia, merindukan dia, mencintai dia, dan mengharapkan dia kembali.. sementara dia uda memulai lagi cintanya yang baru..
Tuhan, aku mencintai dia, sungguh2 mencintai dia, dan aku merasa bahagia saat dia ada disisiku.. tapi kenapa ketika aku mulai kembali mempercayai cinta, aku harus kehilangannya, dengan cara seperti itu?
Tuhan, aku sedih melihat dia bersama yang lain, hatiku sakit sekali, dan aku benci, benci sekali pada orang yang bersamanya.. aku benci melihatnya membicarakan orang itu, aku benci melihat dia bahagia dengan orang itu, aku benci melihatnya tertawa-tawa saat membicarakan orang itu.. anehnya, aku masih mencintai dia.. masih mengharapkan dia kembali..
Tuhan, aku benci sekali harus merasa seperti ini.. merasa sepi, merasa ngga berharga, merasa tidak ada lagi artinya aku hidup, padahal aku melihat, banyak sekali orang2 yang menyayangi dan mencintaiku.. dan Tuhan, betapa kesalnya aku terhanyut oleh pikiran burukku sendiri, karena semakin lama aku semakin merasa konyol, bodoh, dan sebagainya.. aku merasa seperti sebuah lelucon saja didepan dia, didepan teman2nya, didepan semua orang..
Tuhan, aku ngga bisa menahan airmataku dan berpura2 tersenyum bahagia, karena memang begini hancurlah aku ini.. dan Tuhan, sebelum aku ngga bisa lagi menjaga kata2ku, sebelum aku kehilangan kendali penuh atas pribadiku, aku memohon kepadaMu, hanya kepadaMu ya Tuhan, bila memang sudah tak ada harapan lagi, maka berilah aku keikhlasan dan kekuatan hati untuk melepaskannya.. tunjukkanlah aku jalan keluar dari hatiku, dari cintaku, dari benciku, dari semua yang sudah terasa sangat perih dan tak tertahankan ini.. dan bila semua ini adalah terjadi akibat dari sikap burukku dimasa lalu, maka aku memohon ampunanMu ya Tuhan.. aku bertobat padaMu..
Tuhan tolonglah aku.. tunjukkan jalan yang terbaik untukku.. jalan yang Kau ridhoi ya Allah.. bimbinglah aku ke jalan yang benar.. amin..
Comments»
no comments yet - be the first?